Rabu, 28 November 2007

Jalan Menuju Kesuksesan


Saudaraku, perjalanan menuju sukses masih panjang, Kesuksesan dan kegagalan akan terus mengikuti kita sampai datangnya ajal menjemput kita, oleh karena itu saudaraku, sukses sebenarnya bukanlah kita semakin kaya, semakin cantik, semakin pintar, tapi sukses sebenarnya adalah apabila kita menemui ajal kita bisa mengucapkan asma Allah. Oleh karena itulah kita tidak usah sedih atas kegagalan kita, hadapilah kegagalan kita dengan tabah dan tawakal karena Allah telah menjamin semua rejeki kita.

Kunci Sukses

Aku tahu rizkiku tak mungkin diambil orang lain, karenanya hatiku tenang

Aku tahu amalku tak mungkin dilakukan orang lain, maka aku sibukkan diriku untuk beramal

Aku tahu Allah selalu melihatku, karenanya aku malu bila Allah mendapatiku maksiat

Aku tahu kematian menantiku, maka aku persiapkan bekal untuk berjumpa dengan Rabbku

(hasan Al-bashri)

Selasa, 27 November 2007

Kebahagiaan Hakiki


Setiap manusia pasti ingin mencapai kebahagian, oleh karena itu manusia menggunakan akalnya untuk menyalurkan kebahagiannya lewat berbagai macam cara, ada yang mencari kebahagiaan dengan datang ke pantai, ke gunung, ke diskotik dan bahkan ada yang mencari kebahagiaan dengan menggunakan obat-obatan terlarang. Saudaraku, kebahagian yang Hakiki adalah kebahagian kita bisa mengamalkan agama dengan sempurna, karena Allah SWT telah menetapkan bahwa kebahagian, kejayaan dan kesuksesan manusia hanya pada agama sempurna seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Saudaraku, manusia dan makhluk lainnya dimuka bumi ini mempunyai kebahagian masing-masing, seperti Ikan, yang kebahagiannya, Allah tetapkan pada air, maka apabila ikan ini coba-coba hidup didarat, atau hidup dipiring emas sekalipun, maka sampaikan kapanpun ikan ini tidak akan pernah mendapatkan kebahagiaan. Begitu pula dengan cacing, yang kebahagiaanya pada Allah tetapkan pada tanah liat / gembur, maka apabila cacing ini, coba-coba hidup pada keramik / aspal maka sampaikan kapanpun cacing tidak akan pernah mendapatkan kebahagiaan. Oleh karena itu saudaraku, manusiapun telah Allah tetapkan kebahagiannya pada agama yang sempurna, maka apabila manusia ini coba-coba hidup diluar agama seperti selalu berbuat maksiat kepada Allah, maka sampai kapanpun manusia tidak akan pernah mendapatkan kebahagiaan.

By. Rudy DIS